Cèṭa'an:Larca'2/sandbox
| This is the template sandbox page for Cèṭa'an:Larca'2. |
Parkara
Template ini digunakan untuk menampilkan berbagai sinonim suatu kata dari prespektif berbagai dialek di masyarakat Madura, Template ini akan memainkan peran vital, karena Madura memiliki bermacam² dialek sedangkan suatu artikel diharuskan memakai satu istilah atau dua, ini akan sangat membingungkan bagi saudara yang berbeda dialek, misalnya, untuk menyebut singkong , sampai ada 6-8 istilah secara kamus: Sawè, mènyo’, tenggâng, po'ong, singkong, kostèla, sabbhrâng..., tabel semacam ini juga membantu meningkatkan taraf berbahasa penutur bahasa Madura, juga dapat menyajika sinonim dari berbagai tingkat kesopanan atau strata bahasa (ondhâghân bhâsa), oleh karenanya, ini semua dapat meminimalisir kesalahpahaman.
Permasalahan yang dihadapi
1. Kolom Dialek Tengah, timur dan tenggara tidak dapat ditampilkan dengan baik.
2. keinginan untuk kolom Inḍonèsia dapat memiliki opsi dihilangkan berupa "yes" atau "no" atau sejenisnya.
3. Dapat berintegrasi dengan kembarannya yakni template:larca'/sandbox
4.Keinginan agar tabel dapat menghemat ruang baik dengan firur collapsible atau lainnya.
5. Harapan tambahan, dimana kosakata suatu dialek pada tabel dapat secara langsung menjadi sebuah redirect yang akan menuju ke halaman dengan kosakata yang dianggap sebagai linguafranca secara kesepakatan/konsensus.
- kosakata yang ditampilkan di percontohan dibawah ini tidak semua adalah kosakata asli yang benar-benar ada.
6. Harapan diluar ekspektasi adalah template semacam ini yakni tabel sinonim, dapat berintegrasi dengan wikikamus/wiktionary.
Pangangghuyân
Gunakan template ini dengan memanggil:
{{larca'2/sandbox
| include_in = Inḍonèsia <!-- Masukkan ini untuk menampilkan kolom Inḍonèsia, biarkan kosong untuk menonaktifkan kolom ini-->
| dialeks = Dialek Barat | Dialek Tengah | Dialek Timur <!-- Tambahkan dialek sesuai kebutuhan -->
| rows =
|-
| Kosakata A || Kostèla || po'ong || Sabbhrâng
|-
| Kosakata B || Kustila || pu'ung || sabbrang
|-
| Kosakata C || Kurtara || puhyong || sabranya
|-
}}
Maka akan muncul:
| Inḍonèsia | Dialek Barat | Dialek Tengah | Dialek Timur | Dialek Tenggara |
|---|---|---|---|---|
| Kosakata A | Kostèla | po'ong | Sabbhrâng | Kosakata 1 |
| Kosakata B | Kustila | pu'ung | sabbrang | Kosakata 2 |
| Kosakata C | Kurtara | puhyong | sabranya | Kosakata 3 |
Penyebaran dialek akan lebih kompleks lagi dimana penamaan akan menjadi lebih rumit, saat ini tidak terlalu banyak penelitian ilmiah yang terkait, jadi, pada beberapa artikel yang menjadi tempat demo itu hanya menuliskan "dialek?" Tanpa menyebutkan dialek mana kosakata itu berasal.